Sabtu, 02 Juni 2018

Air Terjun Panara ~ Daya Tarik Wisata Minat Khusus Baru di GOWA Menantang Traveller untuk Berkunjung

Edit Posted by with No comments

Jangan mengaku pelaku wisata
Jangan mengaku traveller
Jangan mengaku Explorer
Jangan mengaku suka jalan-jalan
Jangan mengaku suka tantangan
        Kalau belum mengunjungi Daya Tarik Wisata Air Terjun Panara.



            Air terjun panara terletak di Kabupaten Gowa yang dapat ditempuh kurang lebih 2 jam perjalanan motor dari Kota Makassar. Sebelum menjumpai lokasinya, jalanan yang dilewati akan mulai memacu adrenaline mereka yang tidak terbiasa, pasalnya jalanan menuju ke Gowa bagian Air Terjun ini benar-benar berliku, naik, turun, curam, tebing dan sebagaian jalanannya yang tidak terlalu mulus, belum lagi jika kabut datang.

Tapi jangan berpikir yang macam-macam dulu ya, sepanjang perjalanan kita akan disuguhi pemandangan alam berupa sawah, pegunungan, tanaman hijau masyarakat, bambu, pedesaan yang penuh dengan aktivitas masyarakat dan sesekali kita akan menjumpai tanaman Bunga yang warna-warni.

Meskipun sebenarnya daerahnya dingin dibagian GOWA ini, tetapi bagi traveller yang ingin berkunjung kesana menggunakan motor disarankan untuk mempersiapkan kenadaraannya dengan baik, jangan sampai terjadi hal-hal tidak diinginkan seperti kendaraan mogok karena disana ada beberapa wilayah yang benar-benar berupa alam kosong tanpa kehidupan masyarakat didalamnya, selain itu disarankan juga untuk menggunakan pakaian yang senyaman mungkin karena meskipun GOWA ini terkenal dingin, disana mataharinya juga sangat terik, jadi pada saat berkendara kita akan merasakan dingin dan panas dalam satu waktu.



                    Setelah berjalan kurang lebih dua jam, sampai kita tiba di lokasi Air Terjun Panara, kita harus memarkirkan kendaraan dengan baik, setelah itu barulah kita bersiap untuk memulai petualangan kunjungan air terjun panara yang sesungguhnya.

Kenapa Air Terjun ini masuk dalam kategori Daya Tarik Wisata Minat Khusus?

Selain jalur yang saya ceritakan diatas, disinilah petualanga itu akan dimulai.

                 Kembali kepada definisi Wisata Minat Khusus, yaitu Suatu daerah tujuan wisata yang memiliki kharakteristik tidak semua orang dapat menjangkaunya, untuk menikmatinya dibutuhkan suatu pengorbanan tertentu sehingga menyebabkan hanya orang-orang dengan minat khusus itu yang akan berkunjung ke daerah tujuan wisata itu.

Sama halnya dengan Daya Tarik Wisata Air Terjun Panara yang saya kategorikan minat khusus karena medan, jalur dan lokasinya yang sangat membutuhkan pengorbanan untuk menjangkaunya.

Air Terjun Panara ini akan ditempuh lebih dari 30 menit perjalanan kaki dari jalan raya, melewati rumah warga, kita akan berjalan kebelakang, melewati tanaman jagung dan sayur-sayuran, pepohonan bamboo dengan Trakking yang naik turun, jalanan yang licin, penuh dengan akar-akar yang besar, berjalan dipinggiran yang jika menoleh kita akan melihat jurang.

Tapi jangan menyerah dulu, dibawah sana sebentar lagi akan terlihat air yang mengalir.
Setelah kita mendapati air yang mengalir tersebut, barulah kita akan berjalan diair untuk menuju lokasi titik Air Terjunnya. Melewati bebatuan yang runcing didalam air, batu yang runcing, hingga batu yang rapuh yang jika diinjak akan hancur daln membuat kita akan lebih tenggelam lagi dalam air tersebut.

Olehnya itu, saya sarankan jika akan berkunjung ke Air Tejun Panara ini, jangan lupa menggunakan sandal atau sepatu yang sesuai dengan medan yang saya jelaskan tadi.

            Setelah melewati segala rintangan, tantangan dan pengorbanan diatas, tibalah kita pada titi Air Terjun yang mengalir sangat deras, dari kejauhan pun kita sudah merasakan percikan air yang sekejap akan membasahi pakaian dengan pemandangan hijau disampingnya.


              Jika mengaku suka tantangan dan Traveller, jangan lupa mengunjungi Daya Tarik Wisata  Air Terjun Panara ini.

Untuk lebih yakin dan bagi yang penasaran dengan penempakan air terjun ini, saya ada video ini buat kalian. Jangan lupa ditonton keseruannya ya sampai akhir video.



Salam Pariwisata, sampai jumpa pada cerita Travelling lainnya.

Kamis, 31 Mei 2018

#PesonaRamadan2018 Cerita perjalanan pulang kampung Sunny pada Ramadan Hari Kedua

Edit Posted by with No comments
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Alhamdulillah pada Ramadan kali ini kita masih diberi kesempatan oleh Allah untuk mengumpulkan pahala sebanyak-banyaknya.
Pada Ramdan kali ini dalam rangka berbagi cerita #pesonaramadan2018, Aku akan berbagi cerita mengenai perjalanan pulang kampung dari Kota Makassar ke Kabupaten Bone.
Hari itu adalah hari kedua puasa di bulan Ramadan ini, Aku bisa pulang kampung sebentar dalam rangka free week menuju Ujian Akhir Semester.



          Dari Makassar ke Bone ditempuh kurang lebih 5 jam. Aku menggunakan mobil sewa dan dijemput langsung dirumah, berangkat kira-kira pukul 4 sore. FYI, biasanya kalau kita naik mobil sewa untuk mudik atau pulang kampung biasa, pastikan bukan Cuma kita tuh di dalam mobil itu, makanya itu kita akan dibawa keliling kota Makassar dulu untuk menjemput penumpang-penumpang lainnya, dan kebayang kan kalau misalnya kita yang paling pertama dijemput? Kita akan ngerasain keliling kota dalam kemacetan  sebelum akhirnya benar-benar dalam perjalanan pulang kampung.



          Dalam perjalanan khususnya di bagian Jl. Perintis Kemerdekaan Makassar lumayan macet sehingga perjalanan sedikit menyita waktu, akhirnya tiba waktu buka puasa dan kami harus berbuka puasa di jalanan.



             Hari kedua puasa, buka puasa di jalanan. Lokasinya baru memasuki kabupaten Maros, dan karena masih azan juga, kami melanjutkan perjalanan dan baru singgah untuk shalat magrib di daerah Camba.

               Perjalanan berlangsung kurang lebih 3 jam dan kami baru singgah untuk makan malam di salah satu rumah makan yang masih berada di daerah Camba. Selama bulan Ramadan ini, rumah makan ini akan selalu menyediakan menu sahur dan berbuka puasa, jadi bagi yang lewat di daerah ini jangan lupa singgah ya di rumah makan ini, makanannya recommended, banyak varian, murah meriah dan yang pasti rasanya tidak kalah dari masakan di rumah makan yang ada di kota.



            Setelah makan malam itu, perjalanan dilanjutkan dan kami tiba dirumahku kurang lebih jam 9 malam.

             Alhamdulillah, Aku sudah sampai rumah dan bisa berkumpul bareng lagi bersama keluarga. untuk merekam keseruan on the way home aku itu, Aku sempat buat video loh, jangan lupa ditonton ya nonton pada link berikut: 

           

           Bagaimana dengan cerita Ramadan kalian? yukkk berbagi cerita di #pesonaramadan2018.


Jumat, 27 April 2018

Cerita Bersambung ( Cerbung ) part 179

Edit Posted by with No comments
Tempat duduk ini adalah tempat yang sangat nyaman yang memberikan ruang untuk menonton permainan basket dengan view lapangan full meskipun di sekitar sana ada yang sedang berdiri di luar lapangan.

            Setidaknya di tempat ini aku bisa menyaksikan dia bermain tanpa harus bergabung dengan fans-fansnya yang akan selalu berteriak heboh, dan yang pasti tidak membuat yang bermain disana ke pD an karena aku tonton.

“ya udah sih, aku juga tau kok tempat pavorit Aya untuk menyaksikan mereka dimana…” Imel
“hmmm iya, katanya sih karena nggak suka gabung sama yang lain makanya betah banget nonton dari kejauhan…” goda Feby

“ya udahlah, sini aja kalau duduk bareng aku kalau memang kalian nggak jadi kesana..” jelasku

            Tak berhenti sampai disitu, Imel dan Feby masih saja menggodaku hingga aku kehilangan focus.


“hi girls, kalian ngapain duduk di sini ?” Ridha lalu muncul entah dari mana, semoga saja dia tidak mendengarkan candaanku dengan yang lain.

Selasa, 24 April 2018

Cerita Bersambung ( Cerbung ) part 178

Edit Posted by with No comments
Pelajaran hari pertama telah usai, Aku masih merasa belum cukup kangen-kangenan dengan teman-teman, terutama Imel dan Feby. Kami lalu menuju taman sekolah dan mengobrol disana.

            Tidak lama kami berada disana, obrolan kami rasanya terganggu oleh cewek-cewek yang terus berlarian menuju lapangan basket. Ada apa ya?

            Kami juga merasa kepo, Bersama Imel dan Feby, kami lalu menuju lapangan basket dan ternyata oh ternyata, yang membuat cewek-cewek itu berlarian karena disana ada cowok-cowok yang sedang latihan basket, “dia” pun ada disana juga.

“itu Rald kan yang lagi main? Pantas aja sih cewek-cewek pada lari-larian kesana” Imel

“wahhh fix banget nih Rald jadi incaran junior-junior.. hmmm” goda Feby

“wahh,, banyak saingan nih..” sambung Imel

            Feby dan Imel terus menggodaku.

“apaan sih kalian.. “ aku berusaha santai dan tidak menanggapi keduanya

“hmm iyadehhh, yaudah kenapa kita nggak kesana aja? Pasti ada yang tambah semangat kalau cewek-cewek kece kayak kita juga ada disana buat nonton” Feby


“aku nggak ikut, aku akan duduk disana aja, kalau kalian mau kesana, pergi aja, aku akan nungguin kalian..” jalasku lalu menuju tempat duduk andalan yang sejak dulu menjadi tempatku setiap kali aku ingin menonton permainan basket.

Jumat, 20 April 2018

Cerita Bersambung ( Cerbung ) part 177

Edit Posted by with No comments
APRIL
            Hari ini kami kembali pada rutinitas di sekolah.

            Aku dan Ridha berangkat ke sekolah sebagaimana biasanya dengan diantar oleh supir oma. Dan ada hal yang mengingatkanku pada kejadian saat pertama kali aku akan masuk sekolah. Kejadian di atas mobil ini kembali terjadi, di pemberhentian karena lampu merah, aku membuka kaca mobilku dan tiba-tiba saja cowok itu, dia Rald, berada di sana, di samping mobilku. Rasanya aku senang dan ingin sekali memanggilnya namun disampingku ada Ridha, aku lalu menutup kembali kaca mobil dan kami melanjutkan perjalanan, jadi penasaran juga, kira-kira tadi Rald sadar nggak ya kalau aku ada di sampingnya?

            Kami lalu tiba di sekolah, rasanya seneng banget bisa masuk sekolah lagi. Aku melewati gerbang dan menyapa teman-teman yang lewat seperti biasanya, dan rasanya penasaran juga dengan cowok tadi, dia sempat lihat aku gak ya? terus dimana dia? Apa sudah sampai di sekolah atau malah berada dibelakang aku?


            Aku melirih ke arah parkiran dan bener banget, dia sedang berada disana, dan aku kok ngerasa dia juga memperhatikan aku, atau mungkin dia memperhatikan Ridha? entahlah , sebaiknya aku masuk dan Ridha tidak perlu tahu kalau disana ada Rald yang melirik ke arah kami.

Rabu, 18 April 2018

Cerita Bersambung ( Cerbung ) part 176

Edit Posted by with No comments
Oh iya, Aku baru sadar dengan apa yang aku lakukan tadi kan tujuannya buat ngecek “dia”.

Aku langsung menuju ke lapangan dan melirik ke arah April biasanya duduk pada saat aku latihan basket, dan tidak seperti harapanku, disana tidak ada April. Yang ada malah Ridha yang kemudian mendekat ke arah ku.

“ hi Rald.. siapa tuh tadi ? kayaknya heboh banget..” RIdha

“oh, itu ada cewek yang kena bola dari lemparan aku, udah di bawah ke ruang kesehatan” jelasku

“iya, kami juga lihat kok, maksud aku, siapa sih tuh cewek? Kok bisa nggak lihat ada bola yang mengarah ke dirinya..” Ridha

“namanya Tasya, tetangga aku juga, kamu kayaknya belum kenal..”

“ohh,, kasihan juga tuh cewek..” Ridha

“oh iya, tadi kamu bilang “kami”…?” Rald

“oh, tadi Aku bareng April, ya udah ya, aku udah ditungguin April di mobil juga, bye Rald…” RIdha


            What ? jadi beneran disana ada April tadi, tapi kok dia udah pergi aja ? kok tumben banget dia nggak mendekat dan menolong cewek ini ? apa dia melihat kalau aku sengaja melakukannya? Atau jangan-jangan dia nggak peduli lagi sama aku? Atau mungkin dia cemburu? duhh April kenapa malah pergi sih…